Pengaruh Kalor terhadap Perubahan Suhu

Pada saat merebus air menggunakan kompor, kita dapat merasakan bahwa panas (kalor) yang dihasilkan kompor dapat membuat suhu disekitar kompor berubah. Udara, panci maupun air yang direbus menjadi lebih panas dibandingkan sebelum kompor dinyalakan. Mengapa dapat terjadi demikian? Apakah sebenarnya yang mempengaruhi besarnya kalor yang diterima suatu benda? Mari kita pelajari bersama untuk lebih memahami konsep kalor yang dapat mengubah suhu benda!
Gambar Air dipanaskan 
Kalor merupakan suatu bentuk energi yang dapat berpindah dari benda yang suhunya lebih tinggi menuju benda yang suhunya lebih rendah ketika bersinggungan. Kalor berbeda dengan suhu. Kalor merupakan suatu bentuk energi, sedangkan suhu merupakan derajat panas suatu benda. Besarnya kalor yang diterima atau dilepaskan suatu benda pada kenyataannya sebanding dengan kenaikan atau penurunan suhu benda, sehingga terkadang ada yang menganggapnya sama. Untuk mengetahui faktor apa saja yang dapat mempengaruhi besarnya kalor yang dilepas maupun diterima oleh suatu benda, kita dapat melakukan percobaan sesuai Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berikut ini.

Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
Tujuan : Menyelidiki faktor yang mempengaruhi besarnya kalor yang dilepas maupun diterima oleh suatu benda.
Alat dan bahan :
  1. Satu buah gelas kimia ukuran 200 ml
  2. Termometer
  3. Stopwatch
  4. Pembakar spiritus (bunsen)
  5. Kaki tiga
  6. Kawat kasa
  7. Statif
  8. Air
  9. Minyak goreng

Langkah Percobaan :
  1. Susunlah alat seperti pada gambar di atas!
  2. Isilah gelas kimia dengan 50 ml air!
  3. Ukur suhu air mula-mula menggunakan termometer sebelum dipanaskan, kemudian catat sebagai suhu awal pada tabel pengamatan.
  4. Nyalakan pembakar spiritus dan letakkan di bawah gelas kimia. Saat itu juga hidupkan stopwatch untuk menghitung waktu yang dibutuhkan sehingga suhu naik sebesar 100C . Catat suhu tersebut sebagai suhu akhir pada tabel pengamatan !
  5. Setelah suhu naik 100C, matikan stopwatch dan catat waktunya pada tabel pengamatan !
  6. Isilah gelas kimia dengan 100 ml air
  7. Ulangi langkah 3, 4 dan 5!
  8. Perhatikan data hasil pengamatanmu, lalu buatlah kesimpulan !
  9. Ulangi kembali langkah 3, 4, dan 5 dengan menggunakan 100 ml minyak goreng.
  10. Bandingkan hasil percobaan yang diperoleh antara air 100 ml dan minyak goreng 100 ml, lalu buatlah kesimpulan !




Tabel Hasil Pengamatan

No
Zat
Massa
(g)
Suhu awal (oC)
Suhu akhir (oC)
Kenaikan suhu (oC)
Waktu (sekon)
1
Air
50


10

2
Air
100


10

3
Minyak goreng
100


10


Selanjutnya kerjakan Quiz berikut :

Terima kasih telah berkunjung di blog Indonesia Cerdas. Silahkan tinggalkan komentar anda di kotak komentar dan klik suka atau share artikel ini di Facebook, Twitter, maupun Google+1.

2 comments:

Muhammad Nur Rahimi said...

Mantap pak

Agus Dwianto said...

Terima kasih, Pak Nur

Post a Comment

 

Materi Kelas VII

Materi Kelas VIII

Materi Kelas IX

Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | belt buckles